Pelatihan Rumah Desa Sehat (RDS) Membangun Kesadaran Kesehatan di Nagari Sungai Aua

Sungai Aur, 21 Desember 2023 – Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat di Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, telah dilaksanakan Pelatihan Rumah Desa Sehat (RDS) yang dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Pasaman Barat, Bapak Randy Hendrawan, S.IP., M.Si, bersama dengan ibu Milda Sari Matondang, S.IP., M.Si. Merupakan pemateri utama dalam kegiatan Pelatihan Rumah Desa Sehat (RDS) sebagai bentuk kepedulian dan semangat pemerintah dalam mewujudkan upaya peningkatan bidang kesehatan di Nagari Sungai Aua dan umumnya untuk wilayah Kabupaten Pasaman Barat secara keseluruhan.

Koordinator Program Pembangunan Penanggulangan Kemiskinan, Penanggulangan Bencana, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Pasaman Barat, Ibu Yusriani, S.T, bersama dengan Ibu Yossi Angelia, S.Pd, turut serta dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Kepala Kesehatan mayarakat (KESMAS), ibu Dewi Indriani Djusair juga ikut sebagai pemateri sehingga pelatihan yang dilakukan memberikan banyak pengetahuan kepada peserta yang menghadiri kegiatan ini.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat juga turut berperan dalam pelatihan ini, diwakili oleh perwakilan yang telah lama terlibat dalam program kesehatan masyarakat. Camat Sungai Aur, Bapak Syahrimar Nasution, hadir dalam kapasitasnya sebagai perwakilan Kasi Kesra Kecamatan, memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kesehatan di Nagari Sungai Aua.

Kepala Puskesmas Sungai Aur, bersama dengan seluruh anggota Badan Musyawarah Nagari (Bamus) Sungai Aua, turut serta aktif dalam kegiatan ini. Sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan aparat desa diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pencegahan penyakit dan peningkatan pola hidup sehat di masyarakat.

Peserta yang turut serta dalam pelatihan ini mencakup seluruh bidan di Nagari Sungai Aua dan seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Sungai Aur. Kehadiran mereka menjadi pondasi penting dalam implementasi program kesehatan di tingkat desa.

Acara pelatihan dibuka dengan hangat oleh Plt. Wali Nagari Sungai Aua, Bapak Drs. Mohammad Zenni. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran setiap individu dalam menciptakan desa yang sehat. "Kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat yang peduli akan kesejahteraan bersama serta berharap kepada semua pihak yang ikut dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan sehingga terus meningkat terutama masalah stunting," ujar Bapak Zenni.

Materi-materi pelatihan melibatkan aspek-aspek penting, seperti sanitasi lingkungan, pola hidup sehat, stunting dan penanganan awal penyakit. Diskusi dan interaksi antar peserta menjadi momen berharga untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Pelatihan Rumah Desa Sehat ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal menuju desa yang lebih sehat, tangguh, dan sejahtera bagi warganya.

">
Breaking News
Follow us:
Jumat, 22 Desember 2023
PELATIHAN RUMAH DESA SEHAT (RDS) NAGARI SUNGAI AUA TAHUN 2023

Pelatihan Rumah Desa Sehat (RDS) Membangun Kesadaran Kesehatan di Nagari Sungai Aua

Sungai Aur, 21 Desember 2023 – Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat di Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, telah dilaksanakan Pelatihan Rumah Desa Sehat (RDS) yang dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Pasaman Barat, Bapak Randy Hendrawan, S.IP., M.Si, bersama dengan ibu Milda Sari Matondang, S.IP., M.Si. Merupakan pemateri utama dalam kegiatan Pelatihan Rumah Desa Sehat (RDS) sebagai bentuk kepedulian dan semangat pemerintah dalam mewujudkan upaya peningkatan bidang kesehatan di Nagari Sungai Aua dan umumnya untuk wilayah Kabupaten Pasaman Barat secara keseluruhan.

Koordinator Program Pembangunan Penanggulangan Kemiskinan, Penanggulangan Bencana, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Pasaman Barat, Ibu Yusriani, S.T, bersama dengan Ibu Yossi Angelia, S.Pd, turut serta dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Kepala Kesehatan mayarakat (KESMAS), ibu Dewi Indriani Djusair juga ikut sebagai pemateri sehingga pelatihan yang dilakukan memberikan banyak pengetahuan kepada peserta yang menghadiri kegiatan ini.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat juga turut berperan dalam pelatihan ini, diwakili oleh perwakilan yang telah lama terlibat dalam program kesehatan masyarakat. Camat Sungai Aur, Bapak Syahrimar Nasution, hadir dalam kapasitasnya sebagai perwakilan Kasi Kesra Kecamatan, memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kesehatan di Nagari Sungai Aua.

Kepala Puskesmas Sungai Aur, bersama dengan seluruh anggota Badan Musyawarah Nagari (Bamus) Sungai Aua, turut serta aktif dalam kegiatan ini. Sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan aparat desa diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pencegahan penyakit dan peningkatan pola hidup sehat di masyarakat.

Peserta yang turut serta dalam pelatihan ini mencakup seluruh bidan di Nagari Sungai Aua dan seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Sungai Aur. Kehadiran mereka menjadi pondasi penting dalam implementasi program kesehatan di tingkat desa.

Acara pelatihan dibuka dengan hangat oleh Plt. Wali Nagari Sungai Aua, Bapak Drs. Mohammad Zenni. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran setiap individu dalam menciptakan desa yang sehat. "Kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat yang peduli akan kesejahteraan bersama serta berharap kepada semua pihak yang ikut dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan sehingga terus meningkat terutama masalah stunting," ujar Bapak Zenni.

Materi-materi pelatihan melibatkan aspek-aspek penting, seperti sanitasi lingkungan, pola hidup sehat, stunting dan penanganan awal penyakit. Diskusi dan interaksi antar peserta menjadi momen berharga untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Pelatihan Rumah Desa Sehat ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal menuju desa yang lebih sehat, tangguh, dan sejahtera bagi warganya.